Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik

Vol. 1, No. 2, Juli 2019

 

 

KONSEP PEMBELAJARAN DARING DITENGAH PANDEMI COVID 19

 

Lita Puspita Sari

Institut Agama Islam Bunga Bangsa Cirebon (IAI BBC) Jawa Barat, Indonesia

Email: [email protected]

 

Abstract

Research aims to find out how pandemics cause elementary school students to learn online at home. This research uses descriptive research method, where document technology is used to collect information by searching for data on related matters from various information in library databases such as documents, books, magazines, and news. He obtained information from 10 sources, then selected the most relevant articles, and selected 6 news items from 3 articles. The results showed that the impact of COVID-19 on the implementation of online learning in elementary schools can be realized well. If cooperation between teachers, students and parents learns well at home. Based on the findings of the research that the impact of COVID-19 on the implementation of online learning in elementary schools can be realized well. COVID-19 has a big impact on education, breaking the chain of transmission of the COVID-19 pandemic, and learning that is usually done in schools now uses a variety of applications to study at home.  

 

Keywords: Education; Online Learning; Covid 19

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandemi menyebabkan siswa sekolah dasar belajar online di rumah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, dimana teknologi dokumen digunakan untuk mengumpulkan informasi dengan mencari data tentang hal-hal yang terkait dari berbagai informasi yang ada di database perpustakaan seperti dokumen, buku, majalah, dan berita. Ia memperoleh informasi dari 10 sumber, kemudian memilih artikel yang paling relevan, dan memilih 6 item berita dari 3 artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak COVID-19 terhadap pelaksanaan pembelajaran online di sekolah dasar dapat terealisasi dengan baik. Jika kerjasama antara guru, siswa dan orang tua belajar dengan baik di rumah. Berdasarkan temuan penelitian bahwa dampak COVID-19 terhadap pelaksanaan pembelajaran online di sekolah dasar dapat terealisasi dengan baik. COVID-19 berdampak besar pada pendidikan, memutus rantai penularan pandemi COVID-19, dan pembelajaran yang biasanya dilakukan di sekolah kini menggunakan berbagai aplikasi untuk belajar di rumah.

 

Kata Kunci:  Pendidikan; Pembelajaran Daring; Covid 19

 

 

 

 

Pendahuluan

Awal mula kasus virus corona berawal dari kasus pneumonia yang tidak diketahui asal muasalnya yang dilaporkan WHO China Country Office, di Kota Wuhan, di Provinsi Hubei di China pada tanggal 31 bulan Desember tahun 2019 akhir. Pada awal tanggal 7 bulan Januari tahun 2020 negara China yang mengidentifikasi kasus pneumonia yang tidak diketahui etiologinya atau asal muasal dari penyakit pneumonia tersebut. Pneumonia disebut sebagai jenis baru corona virus (novel corona virus) (Trisiana & Syaibani, 2020).

Virus corona, yang mulai diberitakan bulan Desember 2019 menjadi pembicaraan hampir seluruh orang di muka bumi hingga saat ini. Bermula dari salah satu pasar di China, hingga saat ini menjadi pandemi yang mewabah dalam cakupan wilayah geografi yang luas, hingga seluruh dunia (Gani et al., 2020).

Di zaman sekarang ini, wabah virus corona sudah sangat umum terjadi. Coronavirus sendiri merupakan kelompok besar virus yang dapat menyebabkan penyakit mulai dari gejala yang ringan hingga yang parah (Dewi, 2020). Setidaknya ada dua jenis virus corona yang diketahui menyebabkan penyakit yang bisa menimbulkan gejala parah, yakni Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang merupakan jenis penyakit baru yang belum pernah ditemukan (Dewi, 2020).

Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kecemasan pada laki-laki dan kecemasan pada perempuan. Hasil ini sesuai dengan penelitian terdahulu yang melaporkan bahwa perempuan menunjukkan gejala kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki ketika menggunakan skor total dari BAI (Rinaldi & Yuniasanti, 2020).

Gejala MERS-CoV terkadang tidak disadari oleh penderita karena gejalanya adalah gejala umum dari beberapa penyakit. Adapun gejala MERS-CoV yaitu: 1. Awal gejalanya mirip seperti flu, nyeri otot, lesu, gangguan pencernaan, radang tenggorokan. 2. Demam 38oC. 3. Batuk dan napas pendek. 4. Sesak napas yang terjadi kemudian gejala ini biasanya muncul 2-10 hari setelah seseorang terpapar oleh virus, namun demikian dilaporkan ada yang memiliki masa inkubasi hingga 13 hari setelah gejala muncul kemudian terpapar..Oleh para ahli disimpulkan bahwa kebanyakan kasus yang terjadi sebelumnya dimana masa inkubasi terjadi 2-3 hari setelah gejala muncul (Ladimo & Irwan, 2020).

Tanda dan gejala umum infeksi COVID-19 adalah gejala pernapasan akut seperti demam tinggi, batuk, dan sesak napas. Masa inkubasi rata-rata 5-6 hari, dan masa inkubasi terlama adalah 14 hari. Pada 30 Januari 2020, Organisasi Kesehatan Dunia mengumumkan bahwa ini adalah darurat kesehatan masyarakat yang melanda dunia. Pada 2 Maret 2020, Indonesia melaporkan 2 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi. Per 16 Maret 2020 sudah 10 orang dinyatakan positif corona.Virus ini juga berdampak pada sektor pendidikan, sehingga pembelajaran dialihkan ke pembelajaran online (Dewi, 2020).

Sebagai pencegahan penyebaran penyakit COVID-19, masyarakat dihimbau untuk selalu   memberlakukan social   distancing atau   pembatasan   interaksi   dengan disiplin. Social distancing adalah prosedur kesehatan public yang dianggap efektif untuk memutus mata rantai  penyebaran  virus  corona. Dengan menjaga jarak terhadap mereka yang sedang sakit.  Termasuk tidak datang pertemuan dengan jumlah banyak misalnya konser, festival, konferensi, ibadah ataupun acara olahraga. Tujuannya supaya virus itu tidak terjangkit ke orang yang sehat.  Menurut WHO dalam kasus corona, masyarakat perlu menjaga jarak minimal 2 (dua) meter dari orang lain saat berinteraksi serta jangan bersentuhan.  Bagi mereka yang merasa terinfeksi serta telah terinfeksi perlu mengisolasi diri secara mandiri. Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk  bekerja  di  rumah  (Work  from  Home).  Hal tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran COVID-19. "Untuk mengatasi diseminasi COVID-19 membangun kebijakan belajar dari rumah untuk pelajar serta mahasiswa, separuh ASN dapat kinerja dari rumah dengan online serta mengutamakan pelayanan prima dari masyakarat," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu, 15 Maret 2020. Selain itu, setiap aktivitas yang berelasian dengan masyarakat banyak diminta untuk ditunda, serta mengeskalasi pelayanan fasilitas kesehatan misalnya rumah   sakit   umum   daerah setempat (Santosa, 2020).

Menurut (Pratama, 2018) fungsi  utama  dari  diberikannya  kebijakan  adalah untuk mencapai tujuan yang akan diraih sebelumnya. Pembelajaran daring online atau pembelajaran Jarak Jauh sendiri bertujuan untuk  memenuhi standart pendidikan dengan  pemanfaatan  teknologi  informasi dengan  menggunakan  perangkat computer atau  gadget yang saling  terhubung antara siswa dan guru maupun antara mahasiswa   dengan dosen sehingga melalui pemanfaatan teknologi tersebut proses belajar mengajar bisa tetap  dilaksanakan dengan baik (Pakpahan & Fitriani, 2020).

 

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan penelitian pustaka. Library research adalah pencarian berbasis kata kunci yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai bahan yang ada di perpustakaan (seperti dokumen, buku, majalah, cerita sejarah, berita, dan lain-lain (Dewi, 2020). Peneliti "Education", "Covid Impact" dan "Online Learning" dapat mengakses berbagai berita dan artikel yang membahas tentang dampak Covid-19 dan pembelajaran online di dunia pendidikan. Adapun teknik pembelajaran online yang disebutkan dalam penelitian ini menggunakan teknik-teknik berikut media pembelajaran dapat diakses melalui layanan Internet (Jayul & Irwanto, 2020).

 

Hasil dan Pembahasan

Corona virus adalah sekelompok besar virus yang dapat menyebabkan penyakit dengan gejala ringan hingga parah kini aktivitas yang melibatkan masyarakat mulai dibatasi, seperti pergi ke sekolah, bekerja, beribadah, dll. Pemerintah menyerukan untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah untuk mengurangi jumlah pasien yang terpapar COVID-19. Menteri Nadiem Anwar Makarim mengeluarkan Surat Edaran Departemen Pendidikan Nomor 3 Tahun 2020, serta Nomor 36962 / MPK.A tentang Pendidikan Darurat Coronavirus Disease (COVID-19) / HK / 2020 Edaran, sehingga kegiatan pembelajaran online dilaksanakan dalam rangka pencegahan penyebaran penyakit corona virus (COVID0-19) (Anugrahana, 2020).

Pembelajaran online dapat menggunakan teknologi digital, seperti Google Classroom, Study Room, Zoom, Video Fusion, Telephone atau Real-Time Chat, dll. Namun yang pasti harus dilakukan adalah dengan pemberian tugas melalui pemantauan atau pendampingan guru melalui grup Whatsapp agar anak benar-benar bisa belajar. Kemudian, guru juga dapat bekerjasama dengan orang tua di rumah melalui video call atau foto kegiatan belajar anak di rumah untuk memastikan adanya interaksi antara guru dan orang tua. (Jayul & Irwanto, 2020)

Dengan adanya pembelajaran daring hal ini menunjukkan bahwa siswa semakin semangat belajar dan tidak merasa bosan dengan pembelajaran.

 

 

Grafik 1 Efektivitas Pembelajaran Daring

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Gambar 2 Hierarki Ranah Pendidikan Menurut Taksonomi Bloom

 

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, dampak COVID-19 terhadap pelaksanaan pembelajaran online di sekolah dasar dapat terealisasi dengan baik. COVID-19 berdampak besar pada pendidikan, memutus rantai penularan pandemi COVID-19 dan pembelajaran yang biasanya dilakukan di sekolah kini menggunakan berbagai aplikasi untuk belajar di rumah. Aplikasi tersebut antara lain Ruang Guru, Ruang Kelas, Zoom, Google Doc, Google atau Whatsapp melalui grup. Sesuai dengan kreativitas guru dalam memberikan materi dan latihan soal kepada siswa, kegiatan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dan efektif, serta siswa dapat memanfaatkan latihan untuk hasil sehari-hari siswa.

Perlakuan kerjasama antara guru dan orang tua bagi orang tua yang bekerja sehingga tidak dapat mendampingi anaknya saat belajar dapat menjabarkan jadwal belajar khusus agar dapat belajar seperti siswa lainnya. oleh karena itu, kerjasama dan timbal balik antara guru, siswa dan orang tua menjadikan pembelajaran online lebih efektif.

 

BIBLIOGRAFI

 

Anugrahana, Andri. (2020). Hambatan, Solusi dan Harapan: Pembelajaran Daring Selama Masa Pandemi Covid-19 Oleh Guru Sekolah Dasar. Jurnal Scholaria, 10(3), 282–289.

 

Dewi, Wahyu Aji Fatma. (2020). Dampak Covid-19 terhadap implementasi pembelajaran daring di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 55–61.

 

Gani, Nur Salwiyani, Fitriana, A. Dian, Sila, Anugrahwati M., Fitriani, R., Yuliarti, Astinana, Thalib, Fajar, Hermansyah, Bambang, Aslam, Muhammad, Sahid, Muhammad, & Umar, Nugrah Juniar. (2020). Covid 19 Dalam Bingkai Komunikasi. IAIN Parepare Nusantara Press.

 

Jayul, Achmad, & Irwanto, Edi. (2020). Model Pembelajaran Daring Sebagai Alternatif Proses Kegiatan Belajar Pendidikan Jasmani di Tengah Pandemi Covid-19 Achmad. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 6(2), 190–199.

 

Ladimo, Mutiara Patricia, & Irwan, Irwan. (2020). MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus) menggegerkan dunia timur. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 4(1), 18–28.

 

Pakpahan, Roida, & Fitriani, Yuni. (2020). Analisa pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi virus corona covid-19. Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research, 4(2), 30–36.

 

Pratama, Figih. (2018). Implementasi Kebijakan Dalam Penanggulangan Virus Hiv dan Aids di Kabupaten Kuningan. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 3(2), 26–34.

 

Rinaldi, Martaria Rizky, & Yuniasanti, Reny. (2020). Kecemasan pada Masyarakat Saat Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia. COVID-19 Dalam Ragam Tinjauan Perspektif, 137–150.

 

Santosa, Santi Puspa Ariyani. (2020). (2020). Analisis Pengaruh Social Distancing Dalam Pencegahan Penyebaran Virus Corona Dengan Pelaksanaan Sholat Fardhu Berjamaah Di Masjid Al Ikhlas Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati Jawa Tengah. Jurnal Syntax Idea, 2(5).

 

Trisiana, Anita, & Syaibani, Iqbal. (2020). Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat Indonesia Untuk Memutus Rantai Penyebaran Wabah Covid-19. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 51–62.

 

 

Copyright holder:

Lita Puspita Sari (2019)

 

First publication right:

Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik

 

This article is licensed under: